Dibuat ringkas sebagai catatan pribadi, siapa tau lupa nantinya he.. he.., sebagai referensi juga bagi pengguna linux lain, bukan tutorial……………!

-

Menurutku Slackware untuk pengguna linux 6 bulan keatas, bukan untuk pemula yang baru pakai linux dibawah 6 bulan.

-

Beli DVD Slackware 12.2 di toko penjual DVD linux di Internet, pada instalasi kali ini aku pakai DVD-2 bonus Infolinux bulan April 2009.

-

Tahapan Instalasi:

-

siapkan partisi (minimal 5,6GB), aku pilih /dev/sda10, format dengan ext3, pilih kelompok paket, aku memilih semua kecuali dukungan bahasa internasional, install dengan pilihan “full”

selesai install, aku skip instal lilo, karena aku punya grub pada Mandriva 2009.0 ku he..he..

-

exit dari menu setup, lalu aku mesti buat initrd nih, caranya:

# chroot /mnt /bin/bash

# cd /boot

# cat README.initrd | grep mkinitrd | grep ext3

mkinitrd -c -k 2.6.27.4-smp -m mbcache:jbd:ext3 -f ext3 -r /dev/hdb3

-

nah, itu dia perintah yang harus aku pakai untuk membuat initrd:

# ls /lib/modules/

2.6.27.7 2.6.27.7-smp

# mkinitrd -c -k 2.6.27.7-smp -m mbcache:jbd:ext3 -f ext3 -r /dev/sda10

-

cek initrd tadi:

# cd initrd-tree/

# cd lib/modules/2.6.27.7-smp/

# ls -R | grep ko

mbcache.ko

ext3.ko

jbd.ko

okeh, dah beres kayaknya…

-

# rm vmlinuz

# ln -s vmlinuz-generic-smp-2.6.27.7-smp vmlinuz

selesai sudah urusan instalasi slackware 12.2 nya, kini urusan boot loadernya lagi. Mandriva ada pada /dev/sda6

-

# mkdir /mnt/sda6

# mount /dev/sda6 /mnt/sda6/

# cd /mnt/sda6/boot/grub/

edit file menu.lst, ku tambahkan 3 baris berikut:

title slackware

kernel (hd0,9)/boot/vmlinuz

initrd (hd0,9)/boot/initrd.gz

-

yah… reboot

# reboot

————————————————————————

Booting… lagi. login sebagai root

# adduser muntaza

isi disesuaikan, kecuali pada additional Unit group, kutambahkan “wheel”

# visudo

%wheel ALL=(ALL) ALL

(hapus tanda komentar “#”, agar group wheel dapat menggunakan sudo)

-

Mengkonfigurasi X

# cd

# Xorg -configure

# cp xorg.conf.new /etc/X11/

# cd /etc/X11/

# mv xorg.conf xorg.conf_old

# mv xorg.conf.new xorg.conf

# exit

-

login lagi sebagai user muntaza, lalu masuk ke kde

$ startx

Alhamdulillah bisa masuk KDE, ku cek pemakaian memory dengan top, hasilnya:

Mem: 1025156k total, 481700k used, 543456k free, 88108k buffers

————————————————————————

Wallahu Ta’ala A’lam

HUKUM MEMBAJAK PROGRAM KOMPUTER
Oleh: Lajnah Ad-Daimah, KSA

a. Pertanyaan ke-2 dari fatwa no. 18845

Soal: Apakah saya boleh merekam salah satu kaset dan menjualnya, tetapi tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada pemegang hak, paling tidak kepada rumah produksi yang khusus mengurus hak rekaman? Dan apakah saya boleh memfotocopy salah satu buku dan mengumpulkannya dalam jumlah besar dan setelah itu menjualnya? Dan bolehkah saya memfotocopy salah satu buku tetapi tidak untuk menjualnya, tetapi saya mengoleksinya untuk keperluan pribadi. Sementara buku-buku ini mencantumkan tulisan “Hak cipta dilindungi”. Apakah saya perlu meminta izin atau tidak? Tolong beritahu kami mengenai masalah ini, mudah-mudahan Allah memberikan berkah kepada anda.

Jawab: Tidak ada larangan merekam kaset yang memuat hal-hal yang bermanfaat dan menjualnya, juga memfotocopy buku-buku dan menjualnya. Sebab, hal itu dapat membantu menyebarkan ilmu pengetahuan, kecuali jika pemegang haknya melarang melakukan hal tersebut, dank arena harus meminta izin kepada mereka.

Wabillahi taufiq. Dan mudah-mudahan Allah senantiasa melimpahkan kesejahteraan dan keselamatan kepada Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, dan para sahabatnya.

Syaikh Bakr Abu Zaid (Anggota); Syaikh Sholih Fauzan Al-Fauzan (Anggota); Syaikh Abdullah Al-Ghudyan (Anggota); Syaikh Abdul Aziz Alu-Syaikh (Wakil Ketua); Syaikh Abdul Aziz bin Baaz (Ketua).

b. Fatwa no. 18453

Soal: Saya bekerja di bidang computer. Sejak saya mulai bekerja di bidang computer ini, saya biasa mengcopy dan menginstall program untuk bias dijalankan. Hal ini saya lakukan tanpa membeli CD yang berisi program asli. Perlu diketahui, pada CD tersebut terdapat peringatan yang menyebutkan “Hak cipta dilindungi”, yang menyerupai istilah yang tertulis dalam buku “All right reserve” (semua hak cipta dilindungi). Pemilik program ini bias seorang Muslim dan bias juga kafir. Pertanyaan saya, apakah boleh mengcopy (atau menginstall) dengan cara seperti ini atau tidak?

Jawab: Tidak boleh mengcopy (menginstall) program yang pemegang hak ciptanya melarang, kecuali dengan izin mereka. Hal ini berdasarkan sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam:

المسلمون على شروطهم

“Kaum muslimin itu berpegang pada persyaratan mereka” (HR. Baihaqi dalam Sunanul Kubro VII/248; Abdur Rozaq dalam Mushannaf-nya VIII/377; Al-Hakim II/57 no. 2309; Ad-Daruquthni II/606 no. 2854; Abu Dawud no. 3594. Hadits ini di-shahih-kan oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’ul Ghalil V/142 no. 1303).

Juga sabda beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam:

لا يحل مال امرئ إلا بطيبة من نفسه

“Tidak dihalalkan harta seorang muslim kecuali yang diberikan dari ketulusan hatinya yang dalam” (HR. Baihaqi dalam Sunan-nya VIII/182; Ahmad V/276 no. 15488; Ad-Daruquthni II/602 no. 2849-2850. Hadits ini di-shahih-kan oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwa’ul Ghalil no. 1459).

Demikian juga dengan sabda beliau:”Barangsiapa yang lebih dulu pada suatu hal yang mubah, maka dialah yang paling berhak terhadapnya”.

Baik pemegang hak cipta program itu seorang muslim maupun kafir yang bukan harbi, karena hak orang kafir yang bukan harbi harus juga dihormati, sebagaimana halnya dengan hak seorang muslim.

Wabillahi taufiq. Dan mudah-mudahan Allah senantiasa melimpahkan kesejahteraan dan keselamatan kepada Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, dan para sahabatnya.

Syaikh Bakr Abu Zaid (Anggota); Syaikh Sholih Fauzan Al-Fauzan (Anggota); Syaikh Abdullah Al-Ghudyan (Anggota); Syaikh Abdul Aziz Alu-Syaikh (Wakil Ketua); Syaikh Abdul Aziz bin Baaz (Ketua).

Sumber: Fatawa Lajnah Daimah lil Buhuts, kitab Buyu’ (1).

Sumber: http://ibnusarijan.blogspot.com/2008/06/hukum-membajak-program-komputer.html

Ditulis oleh Muhammad Muntaza bin Hatta bin Ahmad bin Daman.

-

Tulisan ini catatan pribadi saya mengenai Pengelolaan Relasional Database, dalam hal ini menggunakan PostgreSQL (aka postgres), dan OpenOffice Base (aka base) sebagai front end nya. Pemilihan saya pribadi terhadap postgreSQL karena lisensinya, yaitu lisensi BSD yang menjadikan postgreSQL bisa digunakan untuk kepentingan komersial. Beda halnya dengan MySQL, yang hanya bisa digunakan untuk kepentingan non komersial, bila mau menggunakan untuk komersial, harus membeli lisensinya (software asli) yang harganya cukup mahal.

-

latihan saya ini dilakukan pada Mandriva Free 2009.0, menggunakan PostgreSQL 8.3.4, dan OpenOffice 3.0.0, dan Driver postgresql-sdbc-0.7.6.zip dari links http://dba.openoffice.org/drivers/postgresql/index.html , tulisan ini bertujuan, agar bila suatu hari saya lupa, saya bisa cek ke blog ini untuk dibaca ulang.

-

Kenapa tulisan ini adalah bagian 3, padahal saya belum menulis bagian 1 dan 2, karena saya berencana menulis bagian 1, 2 dan 4 dengan judul sebagai berikut:

-

OpenOffice Base

Bagian 1: Pengantar Database

Insya Allah berisi latihan pembuatan database untuk yang belum pernah menggunakan database, berupa pembuatan tabel, form, query, dengan OpenOffice Base murni (dengan GUI), penginputan pada tabel, penginputan pada form, dan tampilan query.

-

OpenOffice Base

Bagian 2: Relasional Database dan Report

Insya Allah berisi latihan relasional sederhana, query dengan relasional, dan pembuatan report yang baik.

-

OpenOffice Base

Bagian 4: Bahasa SQL

Insya Allah berisi latihan Bahasa SQL sederhana.

Pada awalnya tulisan ini tanpa gambar, tapi karena sulit menjelaskannya, saya masukkan beberapa gambar, agar lebih mudah memahaminya. Adapun bagi pengguna browser tanpa gambar seperti Lynx, tetap dapat mengikuti tulisan ini karena saya berusaha agar tulisan ini tidak tergantung gambar

-

1. Menjalankan PostgreSQL

Install PostgreSQL bila belum terinstall.

Jalankan PostgreSQL server dari “drakconf”, pilih “System”, pilih “Manage System Services by enabling or disabling them”, cari postgresql, contreng “on boot”, lalu klik “start”.

periksa apakah server sudah jalan dengan perintah:

bash-3.2$ ps ax | grep postgres

2856 ? Ss 0:00 postgres: writer process

2857 ? Ss 0:00 postgres: wal writer process

2858 ? Ss 0:00 postgres: autovacuum launcher process

2859 ? Ss 0:00 postgres: stats collector process

10345 pts/2 R+ 0:00 grep postgres

bash-3.2$

Tampilan diatas menunjukan postgres sudah jalan

-

2. Membuat user untuk menggunakan database

bash-3.2$ su

Password:

[root@localhost muntaza]# su postgres

[postgres@localhost muntaza]$ cd

[postgres@localhost ~]$ createuser -D -R -S -E -P pisang

Enter password for new role:

Enter it again:

[postgres@localhost ~]$

perintah diatas pertama menjadi root, dari root menjadi user postgres, dari user postgres ini membuat “user database” bernama “pisang”. catat passwordnya.

-

3. Membuat database bernama “latihan”.

[postgres@localhost ~]$ id

uid=74(postgres) gid=74(postgres) groups=74(postgres)

[postgres@localhost ~]$ createdb latihan

[postgres@localhost ~]$

-

4. Membuat tabel “Buku” dan “Penerbit” di database “latihan”.

[postgres@localhost ~]$ exit

[root@localhost muntaza]# exit

bash-3.2$ id

uid=500(muntaza) gid=500(muntaza) groups=500(muntaza)

bash-3.2$ psql -U pisang -d latihan

Welcome to psql 8.3.4, the PostgreSQL interactive terminal.

Type: \copyright for distribution terms

\h for help with SQL commands

\? for help with psql commands

\g or terminate with semicolon to execute query

\q to quit

latihan=>

perintah “psql -U pisang -d latihan” digunakan untuk masuk ke prompt server

postgresql

latihan=> CREATE TABLE “Penerbit” (

latihan(> “IDPenerbit” serial PRIMARY KEY,

latihan(> “Penerbit” varchar(80),

latihan(> “Kota” varchar(80)

latihan(> );

NOTICE: CREATE TABLE will create implicit sequence “Penerbit_IDPenerbit_seq” for serial column “Penerbit.IDPenerbit”

NOTICE: CREATE TABLE / PRIMARY KEY will create implicit index “Penerbit_pkey” for table “Penerbit”

CREATE TABLE

latihan=>

perintah diatas untuk membuat table “Penerbit”

-

latihan=> CREATE TABLE “Buku” (

“IDBuku” Serial PRIMARY KEY,

“Judul” varchar(80),

“IDPenerbit” integer REFERENCES “Penerbit” (”IDPenerbit”)

ON UPDATE CASCADE ON DELETE NO ACTION

);

NOTICE: CREATE TABLE will create implicit sequence “Buku_IDBuku_seq” for serial column “Buku.IDBuku”

NOTICE: CREATE TABLE / PRIMARY KEY will create implicit index “Buku_pkey” for table “Buku”

CREATE TABLE

latihan=>

-

perintah diatas membuat table “Buku” dengan relasional ke “Penerbit”, gambarannya sebagai berikut

“Buku”

IDBuku (PK)

Judul “Penerbit”

IDPenerbit (FK)<———–IDPenerbit (PK)

Penerbit

Kota

-

5. Memasukkan Driver postgresql-sdbc-0.7.6.zip

Download Driver postgresql-sdbc-0.7.6.zip dari links diatas, jalankan OpenOffice, klik Tools, pilih “Extension Manager”, pilih add, cari file postgresql-sdbc-0.7.6.zip yang didownload tadi, pilih, lalu Restart OpenOffice.

-

6. Masuk Ke OpenOffice Base

Jalankan OpenOffice Base,

pilih “Connect to an existing database”

pilih “postgresql”, klik “next >>”

Pada connection settings masukkan “dbname=latihan host=localhost”, klik “next >>”

Pada Set up user authentication masukkan user name “pisang”, contreng “password required”, klik “test connection”, masukkan password waktu membuat user di langkah nomor 2 diatas. Bila berhasil akan ada tulisan “The connection was established successfully.”

Klik “next >>”

Klik “Finish”, simpan file .odb pada tempat yang dipilih, beri nama “latihan” sesuai dengan nama databasenya.

-

7. Menghilangkan scema yang tidak penting

klik Tools, pilih “Table filter”, hilangkan contreng pada information_schema dan pg_catalog, klik OK, klik save. restart OpenOffice

-

8. Membuat Form Penerbit

untuk membuat form penerbit, pilih Forms, pilih “Use Wizard to Create Form…” pilih table: public.Penerbit. masukkan “Penerbit” dan “Kota” dari sisi kiri ke sisi kanan, klik “Next >>”

menu add subform klik “Next >>”,

menu arrange controls, pilih Columnar, sisi paling kiri, klik “Next >>”,

menu set data entry klik “Next >>”,

menu apply style klik “Next >>”,

menu set name, beri nama “Form Penerbit”, pilih radio button “Work with the form”, klik FINISH

-

9. Memasukkan data Pada Form Penerbit

masukkan data ini

1. Penerbit = Berjuang, Kota = Banjarmasin

2. Penerbit = Berlatih, Kota = Paringin

tutup form Penerbit.

-

10. Membuat form Buku, sama seperti diatas, pilih Table: public.Buku, masukkan “Judul” dan “IDPenerbit”, klik “Next >>”,

menu add subform klik “Next >>”,

menu arrange controls, pilih Columnar, sisi paling kiri, klik “Next >>”,

menu set data entry klik “Next >>”,

menu apply style klik “Next >>”,

menu set name, beri nama “Form Buku”, pilih radio button “Work with the form”, klik FINISH

Keluar dari form, tekan save pada Jendela utama

Pada tampilan diatas tampak bahwa kita memasukkan Buku.IDPenerbit Berupa angka agar sesuai dengan nilai pada tabel Penerbit.IDPenerbit, bila memasukkan nilai yang tidak ada maka akan error, (dalam rangka menjaga integritas data).

Agar mempermudah, maka akan dibuat list box yang menampilkan nama Penerbit, tapi nilai yang dimasukkan adalah IDPenerbit.

Ganti lblIDPenerbit menjadi Penerbit, CTRL+klik pada “IDPenerbit”, klik kanan, pilih Control, pada General, Ganti Label dari “IDPenerbit” menjadi “Penerbit”, tutup Properties, tekan ESC, tekan save.

CRTL+klik pada kolom isian Penerbit, tekan delete. Lalu klik icon list box disisi kiri.

Lalu buat kolom list box didepan Penerbit, pilih “public.Penerbit”, klik “Next >>”, pilih Penerbit, klik “Next >>”, pilih IDPenerbit pada dua sisi untuk memasukkan nilainya, klik Finish

CTRL+klik pada kolom list box, klik kanan, klik Control pada Properties list box, ganti name menjadi Penerbit, Label Field klik <…>, pilih Penerbit. Tekan save. Keluar dari edit form.

-

Test memasukkan data, Judul = Pendidikan Matematika, Penerbit = Berlatih, dengan memanfaatkan list box, sudah bisa langsung dipilih Penerbitnya.

11. membuat query

pilih Queries, pilih Create Query in SQL view, klik logo [SQL] (paling kanan), tuliskan perintah dibawah ini:

SELECT “Buku”.”Judul”, “Penerbit”.”Penerbit”, “Penerbit”.”Kota”

FROM “public”.”Buku” AS “Buku”, “public”.”Penerbit” AS “Penerbit”

WHERE “Buku”.”IDPenerbit” = “Penerbit”.”IDPenerbit”

tekan save, beri nama “Query_Buku”. Tutup jendela query, save pada Jendela Utama.

Untuk melihat hasil Query, klik “ Query_Buku” pada Kolom Queries.

———

PENUTUP

Sampai disini dulu, semoga bermanfaat untuk saya pribadi khususnya, ikhwah fillah salafiyyun dimana saja berada barakallahu fiikum, Pemerintah Indonesia, dan kaum muslimin pada umumnya yang ingin menggunakan software Open Source. Wallahu a’lam.

“DAFTAR PUSTAKA”

http://documentation.openoffice.org/manuals/oooauthors2/0110GS-GettingStartedWithBase.pdf

http://dba.openoffice.org/drivers/postgresql/index.html tanggal 25 Pebruari 2009

http://en.wikipedia.org/wiki/Openoffice_base tanggal 25 Pebruari 2009

Rusmanto dan Muhammad Hanif. 2004. Membangun Database Berbasis OpenOffice dan MySQL. Jakarta: Dian Rakyat

Suharto, B. Herry dan Soesilo Wijono. 2004. Membangun Aplikasi Menggunakan Qt Designer dengan Database PostgreSQL/MySQL. Yogyakarta: C.V Andi Offset

Sinarmata, Janner. 2007. Perancangan Basis Data. Yogyakarta: C.V Andi Offset

List box

Catatan ini sangat penting bagi saya, karena Saya mengalami masalah pada pembuatan Relasional Database dengan Base, gambarannya sebagai berikut:

TableBuku:
IDBuku (PK)
JudulBuku
IDPenerbit (FK)

TablePenerbit:
IDPenerbit (PK)
Penerbit
Kota

saya membuat form Buku, lalu membuat list box IDPenerbit, yang berisi kode IDPenerbit untuk dipilih dan memasukkan nilai IDPenerbit ke TableBuku

ini suatu masalah serius, karena list box tadi menampilkan nilai IDPenerbit (misal 0,1,2) dan saya harus memprint out Table penerbit sebagai referensi untuk mengisi form Buku.

Saya ingin agar list box tadi menampilkan Nama Penerbit (yaitu field TablePenerbit.Penerbit) dengan tetap memasukan nilai TablePenerbit.IDPenerbit ke TableBuku.IDPenerbit

Alhamdulillah, saya menemukan solusinya, dari link ini:

http://www.oooforum.org/forum/viewtopic.phtml?t=25060&sid=99150a7d9236b58447a816dfdc99c46a

dari links diatas, solusinya sebagai berikut:

list box tadi, ganti “list content” dari:
“SELECT “IDPenerbit”, “IDPenerbit” FROM “TablePenerbit”"

menjadi:
“SELECT “Penerbit”, “IDPenerbit” FROM “TablePenerbit”"

cara ini hanya bekerja pada list box dan tidak pada combo box.

Query

Dibawah ini query yang saya gunakan menyatukan dua Table tadi:

SELECT “TableBuku”.”JudulBuku”, “TablePenerbit”.”Penerbit”, “TablePenerbit”.”Kota” FROM “TableBuku”, “TablePenerbit” WHERE “TableBuku”.”IDPenerbit” = “TablePenerbit”.”IDPenerbit”

selesai.

Muhammad Muntaza bin Hatta

catatan:
sebenarnya saya mau membuat tulisan mengenai Base ini dari dasar sampai lanjutan, tapi belum ada waktu yang cukup. Insya Allah dimasa yang akan datang akan saya usahakan untuk menulisnya, semoga Allah memudahkan.

Daftar add-on pada firefox yang berguna menurut saya:

  1. flashblock

    Dengan add-on ini maka flash tidak akan langsung aktif, melainkan menjadi sebuah tombol, yang bila ditekan baru meload aplikasi flash tadi. Jadi menghemat bandwith dengan tidak menampilkan flash yang tidak perlu he..he..

  2. FlashGot

    Memudahkan mendowload, bisa di alihkan ke wget atau Kget pada KDE. Sehingga tidak terputus ketika firefox dimatikan (bisa disambung dilain waktu).

Tambahan, bila perlu tapi dengan catatan:

  1. NoScript

    Mengizinkan script hanya pada domain/situs yang terpercaya (dengan izin pengguna). Mengamankan akses internet dari situs yang berbahaya. Tapi memperlambat koneksi, untuk akses gprs, sangat terasa perlambatannya….he..he..

  2. Adblock Plus

    Mencegah tampilan Ads (seponsor) yang tidak perlu. Masalahnya, kadang suatu site dibuat dengan tujuan komersial (mencari dana) dari pengunjung yang mengklik ads (sponsor), dengan ini apakah tidak merugikan site yang memasang iklan ads tersebut dengan tidak tampilnya ads yang dipasang, saya sendiri masih bingung ….. Bila dikemudian hari ternyata saya mengetahui bahwa wajib melihat ads yang dipasang, saya akan mendisable Adblock ini…..

salam, Muhammad Muntaza

sumber:

https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/ (diakses tanggal 12/09/2008)

<!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

Sesuai dengan janji yang saya tulis dulu, dibawah ini Panduan Koneksi Telkomsel Flash Unlimited dengan kppp:

Asumsi:

  1. Operating System Gnu/Linux Mandriva 2008.1

  2. HP K-Touch A691

  3. Kabel Data K-Touch A691

  4. Terdaftar sebagai pengguna Flash Unlimited basic (Rp. 125.000/bulan)

Jalankan KPPP, dengan cara:

Klik menu -> tools -> System tools -> KPPP

lalu tampil form KPPP, klik configure. Pada tab Account di “KPPP Configuration”, pilih New.. tampil pilihan “create new Account”, pilih “Manual Setup”.

Tampil form “New Account – KPPP”, pada tab Dial, beri nama koneksi pada “Connection name” dengan “internet”. Isi “Phone number” dengan klik add, lalu masukkan *99***1#

lalu klik OK.

Kembali ke form “KPPP Configuration”, pilih tab Modems, klik new… tampil form “New Modem”, di tab “Device” beri “modem name” internet-usb, pada “modem device” pilih “/dev/ttyACM0”, pada “Connection Speed” pilih 115200. lalu klik tab modem, pilih “Modem Commands..” lalu ketik di baris  “Initialization string 2:” {AT+CGDCONT=1,”IP”,”internet”}  tanpa tanda {}, lalu klik OK.

Klik OK lagi, klik OK lagi.

Kita kembali ke form KPPP awal, isi login ID ” (dua tanda petik satu) dan password ” (dua tanda petik satu juga), lalu klik “Connect” untuk koneksi………

kesimpulan: kayaknya lebih mudah dari wvdial, cuma modal klik-klik aja, tapi dengan command line sebenarnya jauh lebih mudah, IMHO he…he…

Salam, Muhammad Muntaza

krtitik, komentar, dan saran, silakan… he.. he…

Hari ini pertama kali menggunakan “ Sun Weblog Publisher” ext ension di sini http://extensions.services.openoffice.org/project/swp yang digunakan unktuk memposting ke blog wordpress ku ini. Cara settingnya adalah sbb:

  1. Download dari link diatas dan simpan di home direktori.

  2. klik tools -> klik extension Manager -> klik add; masukkan file oxt yang didownload tadi.

  3. Restart OpenOffice.

  4. Klik tools -> klik Options -> klik cepet 2x Internet -> pilih Weblog

  5. klik add, masukkan type blog “ WordPress”.

  6. masukkan alamat web, username, dan password, klik OK.

  7. Openoffice akan mencoba koneksi ke wordpress, blog ini, dan siap untuk mengirim posting.

  8. Posting tulisan dengan menekan tombol bergambar “panah atas” disamping tombol “save”.

Salam, Muhammad Muntaza

Weauh……… dah lama ndak nulis nih, lagi malas nulis aja soalnya. he..he..

sumber tulisan: http://www.telkomsel.com/web/hot_offering (dalam rangka pertanggungjawaban imliah he..he..)

Menurutku ini berita yang sangat menggembirakan, soalnya dengan pulsa 5 ribu, sudah dapat 5 Mega Byte, lumayan untuk browsing, he..he.. …… kondisi saat ini memerlukan penghematan, termasuk pengeluaran untuk internet. Terima kasih kepada Telkomsel, yang jaringannya stabil dan sampai ke kotaku he… he.. dengan paket volume base, akan menguntungkan bagi pengguna yang cuma dapat 2G (kayak di Paringin ini).

Bila berada di daerah 3G, lebih menguntungkan dengan timebase (kalo mau download file besar).

Konfigurasi di linux.

1. APN internet

ganti setting APN menjadi

AT+CGDCONT=1,”IP”,”internet”

untuk password dan username bisa dikosongkan.

2. APN telkomsel

AT+CGDCONT=1,”IP”,”telkomsel”

untuk password dan username bisa dikosongkan, atau diisi password = wap, username = wap123

Saya selama ini memakai flash ini di Mandriva Free 2008.1, dengan KPPP. Kalau di Ubuntu pakai wvdial.

Tutorial penggunaan KPPP dengan paket flash ini, Insya Allah akan saya tulis dilain waktu. Semoga bermanfaat.

Salam, Muhammad Muntaza bin Hatta

Tinggal di Paringin, Kab. Balangan, Prov. Kalimantan Selatan

Ini tulisan tentang wvdial di Ubuntu Gnu/linux 8.04 dengan telkomsel flash.
sumber tulisan: Internet (terutama google, misalnya: www.google.co.id/search?q=flash+telkomsel+linux)

sekedar tulisan untuk catatan aja. siapa tau lupa nantinya he..he..

Modem yang digunakan adalah HP merk K-Touch A691, hp china yang cukup
lumayan menurut ku, lansung ke deteck oleh si Ubuntu. Berikut ini tampilan
“dmesg”

muntaza$ dmesg | tail -10

[ 3431.152158] uvcvideo: Found UVC 1.00 device MT6228 (0e8d:0004)
[ 3431.709527] uvcvideo: Failed to query (135) UVC control 1 (unit 0) : -110 (exp. 26).
[ 3431.711490] uvcvideo: Failed to query (129) UVC control 1 (unit 0) : -71 (exp. 26).
[ 3431.711499] uvcvideo: Failed to initialize the device (-5).
[ 3431.711554] usbcore: registered new interface driver uvcvideo
[ 3431.711561] USB Video Class driver (v0.1.0)
[ 3431.895744] usb 2-1: USB disconnect, address 4
[ 3432.302970] usb 2-1: new full speed USB device using uhci_hcd and address 5
[ 3432.310173] usb 2-1: configuration #1 chosen from 2 choices
[ 3432.324461] cdc_acm 2-1:1.1: ttyACM0: USB ACM device

dari situ keliatan kalau usb K-Touch ini dikenali dengan device /dev/ttyACM0.

Oke kini langkah seting nya

muntaza$ sudo su
root# wvdialconf
(perintah ini untuk membuat file /etc/wvdial.conf untuk konfigurasi wvdial,
hasil file /etc/wvdial.conf adalah sbb:

——————————————
[Dialer Defaults]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Modem Type = USB Modem
; Phone = <Target Phone Number>
ISDN = 0
; Password = <Your Password>
; Username = <Your Login Name>
Modem = /dev/ttyACM0
Baud = 460800
——————————————-
file ini lalu di edit sedikit hingga menjadi seperti ini

—————————————–

[Dialer Defaults]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Init3 = AT+CGDCONT=1,”IP”,”flash”
Modem Type = USB Modem
Phone = *99***1#
ISDN = 0
Password = ”
Username = ”
Modem = /dev/ttyACM0
Baud = 460800
Stupid Mode = yes

——————————————
baris ketiga merupakan setting Acces Point Name, disini dipakai “flash”
sebagai APN nya.

Huh, saatnya konek.

muntaza$ sudo wvdial
–> WvDial: Internet dialer version 1.60
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: AT+CGDCONT=1,”IP”,”flash”
AT+CGDCONT=1,”IP”,”flash”
OK
–> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
OK
–> Modem initialized.
–> Sending: ATDT*99***1#
–> Waiting for carrier.
ATDT*99***1#
CONNECT
~[7f]}#@!}!} } }2}”}&} } } } }#}$@#}’}”}(}”R[04]~
–> Carrier detected. Starting PPP immediately.
–> Starting pppd at Tue Jun 24 04:24:52 2008
–> Pid of pppd: 20573
–> Using interface ppp0
–> pppd: ��[06][08](e[06][08]
–> pppd: ��[06][08](e[06][08]
–> pppd: ��[06][08](e[06][08]
–> pppd: ��[06][08](e[06][08]
–> pppd: ��[06][08](e[06][08]
–> local IP address 221.132.245.74
–> pppd: ��[06][08](e[06][08]
–> remote IP address 10.64.64.64
–> pppd: ��[06][08](e[06][08]
–> primary DNS address 202.3.208.10
–> pppd: ��[06][08](e[06][08]
–> secondary DNS address 202.3.210.10
–> pppd: ��[06][08](e[06][08]

Ini berarti sudah konek, jadi tinggal ketik di firefox www.google.com,
nanti akan dipindah ke halaman telkomsel flash (http://flash.telkomsel.com/id/HalamanUtama.php)
lalu pilih paket disitu, setelah pilih paket, misalnya “pay as you go”, langsung bisa browsing, he..he..

untuk diskonek, pilih “stop brosing” dari layar info flash, lalu tekan Ctrl+C (atau langsung Ctrl+C ajah).

Caught signal 2: Attempting to exit gracefully…
–> Terminating on signal 15
–> pppd: ��[06][08](e[06][08]
–> Connect time 3.2 minutes.
–> pppd: ��[06][08](e[06][08]
–> pppd: ��[06][08](e[06][08]
–> pppd: ��[06][08](e[06][08]
–> Disconnecting at Tue Jun 24 04:28:13 2008

——————————————–
berarti sudah putus, untuk nyambung lagi tinggal ketik “sudo wvdial”

untuk koneksi dengan volume base (Rp.12/KB) maka setting berikut:

Init1 = AT+CGDCONT=1,”IP”,”flash”

diganti menjadi

Init1 = AT+CGDCONT=1,”IP”,”internet”

dan skema tarif menjadi volume base dengan harga Rp.5/KB. (mulai bulan Juli 2008)

Kesimpulan:
Bagi saya, (yang tinggal di Kota Paringin, Kab. Balangan, Prov. Kal Sel)
solusi ini memang sangat mahal sebagai sarana koneksi internet, tapi
di Paringin belum ada warnet, jadi untuk koneksi ke internet (yang
merupakan keperluan saya), maka menggunakan Telkomsel Flash ini.

Salam,
Muhammad Muntaza

Next Page »